6+ Cara Mudah Beternak Ayam Petelur bagi Pemula

6+ Cara Mudah Beternak Ayam Petelur bagi Pemula – Cara beternak ayam petelur untuk pemula di butuhkan kehati-hatian dan tingkatan yang jangan dilewati. Kenapa demikian? Karena langkah beternak ayam petelur untuk pemula, selainnya harus memerhatikan faktor lingkungan memerhatikan keadaan dari calon bibit ayam petelur tersebut.

Apa itu Ayam Petelur?

Saat sebelum belajar langkah ternak ayam petelur, kamu harus tahu dahulu apa sih ayam petelur itu? Ayam petelur ialah ayam betina dewasa yang di perbudidayakan khusus untuk diambil telurnya saja.

Menurut sejarahnya, ayam petelur sebagai tipe ayam yang tinggal di rimba dan di pelihara oleh beberapa warga dusun.

Umumnya, ayam ini kerap kali di jadikan sumber makanan khusus.

Seiring waktu berjalan, ayam-ayam rimba itu di saring oleh bermacam produsen pangan untuk di ketemukan gen unggas petelur dan pedaging paling baik.

Dengan menyortir ayam petelur unggul, produsen akan buang karakter buruk dan jaga karakter bagusnya.

Ayam petelur unggul yang di saring akan di gunakan sebagai plasma nutfah untuk jadi bibit berkualitas.

Budidaya ayam petelur dapat di awali saat ayam mencapai usia lima bulan, kemduian terus hasilkan telur sampai 1 atau dua tahun setelah itu.

Namun, biasanya produksi telur terbaik ada di beberapa tahun awalnya ayam mulai bertelur.

Cara Ternak Ayam Petelur

6+ Cara Mudah Beternak Ayam Petelur

1. Buat Perencanaan Bisnis

Kenapa ini di butuhkan? Ini di butuhkan supaya resiko yang bakal di temui dapat di minimalkan. Anda dapat cari beragam info dan rekomendasi dari beragam sumber berkenaan info mengenai usaha ternak ayam petelur ini, dimulai dari modal dan bagaimanakah cara pasarkan telur ayam itu, dan rasio dari usaha yang bakal Anda bikin ini. Dengan demikian, akan menolong Anda saat lakukan pengawasan dari perubahan usaha ternak ayam petelur Anda.

2. Ketahui Tipe untuk Ternak Ayam Petelur

Jika kamu siap mengawali ternak ayam petelur, hal pertama kali yang harus kamu pikir ialah membandingkan macamnya.

Di samping itu, kamu harus juga dapat pilih ayam mana yang bakal kamu budidaya.

Hal Ini penting untuk dipikir karena hasil telur ayam akan tentukan nilai jual dan untung yang masuk ke kantong.

Ada 2 tipe ayam petelur yang dapat menjadi ternak, yakni ayam petelur putih dan petelur cokelat.

Baca bedanya berikut ini.

Petelur Putih (Ayam Ringan)
Karakter ayam putih mencakup

telur warna putih;

  • peka pada udara panas dan suara bising;
  • berat tubuh badannya lebih enteng di banding petelur cokelat; dan
  • Terbanyak di temui di pasar.
  • Petelur Cokelat (Ayam Medium)
  • Karakter ayam cokelat mencakup

telurnya warna cokelat;

  • susah di temui dan condong tambah mahal untuk dibeli;
  • harga telur juga lebih mahal;
  • ukuran telur semakin besar serta lebih bulat; dan
  • dapat menjadi ayam pedaging.

3. Memilih Bibit Ayam Petelur

Pilih bibit untuk usaha ayam petelur memanglah tidak gampang.

Untuk hasilkan telur yang prima dan pantas jual, bibit harus di ambil dari tipe unggul.

Kamu dapat menetaskan bibit langsung dari telur atau membeli dari petani ayam petelur.

Berikut hal yang perlu kamu lihat saat menentukan bibit usaha ayam petelur:

  • Bibit ayam mempunyai bulu-bulu yang lembut dan mengkilat
  • Tubuh bibit ayam bagus
  • Bibit ayam datang dari induk yang sehat dan berkualitas
  • Bibit ayam harus sehat
  • Perubahan bibit ayam harus mulus
  • Selera makan bibit ayam tinggi
  • Tidak ada cacat yang kelihatan pada tubuh bibit ayam

4. Menentukan Kandang

Bila tahapan pertama di atas telah tercukupi, karena itu seterusnya Anda perlu tentukan tipe kendang yang bakal di pakai. Biasanya ada dua tipe kendang ayam, yakni umparan atau koloni dan tipe battery. Berikut pemahaman ke-2 tipe kendang itu:

a. Kandang Umparan atau Koloni

Tipe kandang ini memungkinkan peternak masukkan semua ayam bersatu di dalam 1 kandang. Hingga ukuran kandang ini umumnya lumayan besar. Memang, umumnya mode ini di pakai sebagai kendang untuk ternak ayam pedaging. Tetapi, karena susunannya simpel, terkadang tipe kendang ini di gunakan sebagai kandang ayam petelur.

b. Kandang Baterai

Sebetulnya, tipe kendang ini malah lebih pas untuk ternak ayam petelur terlebih bila pemula. Pemakaian tipe kandang battery akan mempermudah dalam penghimpunan telur. Tetapi bila jumlah ayam kebanyakan, karena itu kurang efektif dari ukuran kandang, dan bisa jadi menuntut pemakaian lokasi yang semakin besar.

5. Pemberian Makanan

Ayam umumnya di beri beragam tipe makanan seperti, sentrat, tepung ikan, jagung yang telah digiling, dan dedak. Semua makanan itu mempunyai keunggulan dan perannya semasing. Yang terpenting, makanan untuk ayam harus mempunyai elemen protein, karbohidrat, kalsium, vitamin dan mineral yang tinggi.

Di samping itu, pemberian pakan ayam harus cukup. Karena, bila kurang bisa mempengaruhi keproduktifan ayam untuk bertelur. Selainnya pemberian makanan penting di ingat berkenaan minumannya. Pada periode awalnya, bibit ayam diberi minum berbentuk kombinasi gula dengan obat anti depresi. Pemberian obat itu supaya ayam tenang dan cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.

6. Perawatan Kandang Ayam Petelur

Langkah beternak ayam petelur selanjutnya ialah tahu beberapa langkah perawatan ayam, khususnya hal kandang.

Kebersihan kandang sebagai salah satunya poin utama yang perlu di prioritaskan.

Kandang yang bersih akan membuat telur-telur berkualitas dan memperlancar proses pemasaran.

Ayam-ayam yang berada didalam kandang bersih akan jauh dari depresi, hingga panen telur juga tidak terlambat dan kita tidak rugi.

Pembersihan kandang dari kotoran bagusnya di laksanakan tiap hari.

Beberapa peternak ayam membuat kandang di atas kolam ikan untuk mengakali pembersihan hingga lebih gampang.

Kotoran ayam akan jatuh langsung ke kolam dan jadi pangan ikan.

7. Vaksinsi Ayam Petelur

Selainnya jaga kebersihan kandang, bibit ayam yang kita rawat harus dikasih vaksin.

Vaksinasi sebagai fasilitas menambah gizi dan vitamin untuk ayam, hingga mereka akan tumbuh lebih sehat.

Bukan hanya penyuntikan vaksin, pengujian kesehatan ayam juga harus dilaksanakan dengan teratur.

Bila kamu mendapati ayam yang sakit, selekasnya pisah dari kandang saat sebelum penyakitnya menebar pada bibit atau indukan ayam yang lain.

Sesudah dipisah, beri perawatan intens, dimulai dari penyembuhan sampai pemberian vitamin dan gizi yang memenuhi.

8. Panen Ternak Ayam Petelur

Langkah beternak ayam petelur paling akhir ialah memerhatikan proses panen!

Panen telur ayam bisa di laksanakan minimal 3x dalam sehari, yakni saat pagi, siang, dan sore.

Meskipun dapat teratur di laksanakan, tidak seluruhnya telur yang dibuat ayam akan penuhi standard pasar.

Berikut langkah pisahkan telur berkualitas dan abnormal:

  • Telur berkualitas berupa oval (tidak lonjong atau gepeng)
  • Telur abnormal ukuran lebih kecil
  • Terlur berkualitas berkulit tipis
  • Telur abnormal mengambang di air (busuk)
  • Telur berkualitas terbenam di air

Baca Juga : 10 Cara Ternak yang Cepat Menghasilkan Uang

Tinggalkan komentar